Selamat datang di ruang digital Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, tempat tumbuh dan berkembangnya generasi profesional kesehatan yang kreatif, adaptif, inovatif, serta melek teknologi.

Website ini menyajikan beragam informasi seputar Jurusan RMIK yang membawahi Program Studi D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (PS D-3 RMIK) dan Program Studi D-3 Asuransi Kesehatan (PS D-3 Askes). Melalui laman ini, Anda dapat mengeksplorasi informasi penting mengenai kurikulum, kegiatan akademik, fasilitas pembelajaran, hingga peluang kolaborasi dengan industri dan institusi layanan kesehatan.

Jurusan kami menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan dirancang selaras dengan kebutuhan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA). Pendekatan ini bertujuan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berinovasi, mengikuti perkembangan zaman, teknologi terkini, serta berbagai regulasi terbaru di bidang kesehatan, khususnya dalam ranah RMIK dan Asuransi Kesehatan.

Dengan semangat pembelajaran abad ke-21, kami mendorong terbentuknya lulusan yang unggul dalam literasi data, berpikir kritis, kolaboratif, serta memiliki integritas dan etika profesi. Semoga website ini menjadi media yang informatif dan inspiratif bagi mahasiswa, pendidik, calon mahasiswa, serta masyarakat luas dalam mengenal lebih dekat kontribusi strategis profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) serta Asuransi Kesehatan di era digitalisasi layanan dan pembiayaan kesehatan.
Mari bergabung bersama kami untuk menjadi Calon Profesional Bidang Kesehatan Masa Depan — Siap Kerja, Siap Inovasi, Adaptif Teknologi.

Salam hormat,
Ketua Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Tsalits Maulidah Hariez, SST, MMRS


kegiatan Penelitian Implementasi dan Evaluasi Media Edukasi ( 18 Agustus 2026 )

Berikut kegiatan Penelitian yang dilakukan  oleh dosen prodi Asuransi Kesehatan yang berjudul

Implementasi dan Evaluasi Media Edukasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Program JKN dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Penelitian ini  ditetapkan Berdasarkan data dari laman Portal Data JKN, sampai bulan Agustus 2026 jumlah peserta JKN di Indonesia sudah mencapai 269.665.007 orang (96%). Peserta yang paling banyak berasal dari peserta sector Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN sebesar 43,08% dan paling sedikit adalah peserta dari sector Bukan Pekerja (BP) sebesar 2,10%(6). Program JKN memberikan perlindungan secara komprehensif, mulai dari preventif, promotif, kuratif, hingga rehabilitatif. Salah satu bentuk perlindungannya adalah dengan menyelenggarakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), yaitu program spesifik yang ditujukan untuk memfasilitasi pasien dengan penyakit kronik, khususnya diabetes melitus dan hipertensi. Penelitian bermanfaat dalam hal : 1)  meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program JKN dan Prolanis, 2) meningkatkan angka partisipasi JKN dan Prolanis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.. Jenis padalah Deskripsi analitik dengan populasi anggota PKK RW06 Kelurahan Pandanwangi dengan jumlah  Sampel sejumlah 100, dengan kriteria inklusi :  memiliki dan mampu mengoperasional HP android. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan responden sebanyak   92 % telah mencapai  kategori sangat baik dari hasil sebelumnya kategori baik, setelah mendapat pembelajaran dengan menggunakan materi  softfile  yang dishare melalui hp setiap responden yang mengikuti. Dengan hasil penelitian tersebut disarankan untuk masyarakat RW 06 Kel Pandanwangi mempunyai motivasi untuk mengikuti program Prolanis yang penting ini yang terdapat di Puskesmas di wilyah domisili responden.